Kereta Api di Indonesia memang sudah saatnya makin berbenah, kemaren sempat terdengar desus perusahaan ini mo berbenah dalam waktu dekat, manajemennya digabung dll, namun sayang gaung berita itu mulai hilang begitu saja, diganti dengan berita kerjasama Jepang- indonesia membangun kereta cepat surabaya-jakarta. Jadi kapan nih kereta api yg ada termasuk kereta api antar wilayah dekat (KRL) juga dibenahi ??

Kejadian ini sudah 2 hari yg lalu (25/11/08), tp pasti masih terasa mengesalkan bagi banyak orang, saya yakin ratusan orang, pemakain KRL serpong- rangkas-jakarta. Sejak sore jadwal kereta menjadi ngga keruan karena adanya kerusakan lokomotif salah satu kereta di stasiun Kebayoran, dan menunggu lokomotif penggantinya. Akibatnya hanya 1 jalur saja yg bisa dipakai, padahal jam sibuk pulang kantor sudah dimulai.

Semua kereta menjadi terlambat, yg diumumkan sih katanya cuma 15 menit, tp kenyataannya saya alami 2 jam :(   Terlebih yg membuat kesal adalah pengubahan jadwal, seperti yg tadinya jam 6.30 karena terlambat jadi dihilangkan langsung menjadi jadwal jam 8.30. Pengubahan ini tidak diumumkan, akibatnya ratusan penumpang terkatung2 di dalam kereta sambil bertanya2 kapan kereta akan jalan, mo pindah ke kereta lain juga bimbang. Sampai akhirnya menyadari bahwa jadwal sudah digeser. Bener2 pengelolaan yang busuk….terkoordinasi hanya di stasiun besar, sedang stasiun kecil ngga pernah dapat update pengumuman secara cepat.

Ada seribu satu masalah lain kalo mo dibilang ttg KRL dan kereta api,
1. Ketidakkonsistenan menarik tiket,kalo di KRL mahal express pasti semua ditarik dan kalo ngga da tiket dipaksa bayar, kalo di ekonomi murah, penumpang yg serem2 sering dilewatin.
2. Melarang pedagang di KRL express, tp kadang masih dibiarin juga di depan mata pedagang masuk jualan curi2, karena kenal dengan si pedagang, banyak ditemui di setsiun sudimara menjelang serpong.
3. Pedagang di ekonomi tidak ditertibkan sama sekali, jadi seperti pasar berjalan.
4. Ada larangan berjualan di stasiun, karena bikin macet, tp setiap malam pulang saya selalu kesulitan turun kereta untuk naik tangga masuk, karena pedagang yg berjubel  jualan di dalam stasiun serpong.
5. Lampu kereta ekonomi yg sering mati tidak diperhatikan, sehingga penumpang rawan gangguan karena gelap. Mungkin krn karcis murah ya silakan aja gelap2an.
6. PT Kereta api sering menaikkan tiket di saat hari libur panjang spt lebaran dan natal, tp tidak disertai penambahan fasilitas yg lebih baik…apa gunanya coba kelebihan uang itu ??? cuma buat nggaji pegawainya ?
7. Pegawai tiket yg tidak konsisten dengan waktu kerja, jam buka loket yg seharusnya jam 7, bisa molor jadi jam 7.30 ataupun jam 8 seenaknya petugas.

Jadi kapan kau mau berbenah ? jangan sibuk ngomongin yg hebat2 kalo yg sudah ada aja ngga diurusin…